BERITA UTAMADOLOSEPUTAR SIGI

Bupati Resmikan Launching Program “Pagar Air” Akta Kelahiran ,Ini Harapan Beliau

BERITASIGI.COM,SIGI – Adalah program “Pagar Air” (Jumpa Warga Tercatat Akta Lahir) kerjasama Pemerintah Kabupaten Sigi dan UNICEF Indonesia dan Yayasan Karampuang melalui Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sigi, Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Sigi melaunching Layanan Akta Kelahiran Dan Kartu Keluarga (KK) Online.

Agenda pelayanan tersebut resmi dibuka langsung oleh Bupati Sigi Mohamad Irwan, S.Sos., M.Si. yang bertempat di Kantor Desa Kabobona Kecamatan Dolo.

Melalui video conference, Kepala Perwakilan UNICEF Indonesia di Jakarta Mrs. Debora Comini mengungkapkan bahwa pencatatan kelahiran adalah hak dasar bagi semua anak, khususnya di Kabupaten Sigi.

“Pencatatan kelahiran memastikan diakuinya seorang anak secara administrasi dan memberikan akses bagi anak dan dasar oleh negara,” kata Debora.

Tanpa adanya pencatatan kelahiran lanjutnya, maka anak-anak akan menghadapi kesulitan mengakses layanan data termasuk pendidikan dan kesehatan.

“Mereka juga mengalami kesulitan didalam hal terkait status legal di keluarga antara lain menyangkut hak waris dan menghadapi resiko eksploitasi karena tidak adanya identitas legal,” jelasnya lagi.

Sejak pasca bencana Tsunami dan Gempa Bumi Tahun 2018 lalu, UNICEF telah bekerjasama dengan semua pihak untuk memastikan adanya pelayanan pencatatan sipil ke masyarakat melalui layanan pencatatan mobile dan pencatatan pelayanan tingkat desa.

Hal ini bertujuan untuk mengatasi permasalahan yang terkait dengan hambatan keuangan, geografis, maupun terbatasnya informasi tentang layanan pencatatan kelahiran.

“Pembatasan yang terjadi karena Pandemi Covid-19 membuat keluarga-keluarga dari kelompok marginal semakin terbatas didalam mengakses layanan komunitas”, beber Mrs.Debora.

Namun akses untuk pencatatan kelahiran tetap merupakan hak dasar dan penting bagi anak disemua situasi. RPJMN Indonesia Tahun 2020 2024 menetapkan target sasaran sebesar 100 persen untuk pencatatan kelahiran secara nasional.

Sementara itu, dalam sambutannya Bupati Sigi sangat menyambut baik dan memberikan apresiasi yang tinggi serta berterima kasih kepada penyelenggara dan segenap unsur yang terlibat dalam kegiatan ini. Dia mengatakan bahwa dalam mengurus akta lahir ini waktunya sangat panjang dan butuh proses.

“Melalui sistem yang dibangun oleh UNICEF dan Dinas Dukcapil Provinsi, Pemerintah Kabupaten Sigi sangat terbantu sehingga akses pelayanan kemasyarakat bisa lebih cepat lagi dan dengan adanya pelayanan online ini, masyarakat tidak perlu lagi antrian di Kantor Dukcapil tetapi tinggal mendaftar di desa,” ucap Bupati.

Saat ini pelayanan Akta Kelahiran dan Kartu Keluarga (KK) online “Pagar Air” (Jumpa Warga Tercatat Akta Lahir) Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sigi berbasis layanan bersalin yaitu dari RSUD Torabelo, Puskesmas Dolo dan layanan berbasis Desa yaitu Desa Padende Kecamatan Marawola, Desa Loru dan Desa Soulowe,Kecamatan Biromaru, dan Desa Kabobona,Kecamatan Dolo.

“Kedepannya saya ingin layanan berbasis desa ini juga dilaksanakan di wilayah yang jauh seperti Lindu, Pipikoro, Marawola Barat, serta Palolo dan semua Kecamatan serta Desa yang ada di Kabupaten Sigi”,pintanya.

Hadir pula pada kegiatan itu, sejumlah Anggota DPRD Kabupaten Sigi, Kadis Dukcapil Provinsi Sulawesi Tengah H. Abdul Haris Yotolemba, SH., M.Si, Kadis Dukcapil Kabupaten Sigi Pasobongan, SH., MM, Manager Yayasan Karampuang Aditya Yudistira, para Kepala OPD, Camat Dolo, Kepala Puskesmas Dolo, Kades Kabobona, Padende, Loru dan Kades Soulowe, Rabu (12/8/2020).

Tim Redaksi.

Related Articles

Close