BERITA UTAMAKASUS & KRIMINAL

Pasca Konflik Dua Desa , Polres Sigi Amankan 11 Tersangka, Ini Pesan Kapolres

BERITASIGI.COM – Pasca Konflik dua Desa tetangga yang bertikai akhirnya Kepolisian Resort (Polres) Sigi mengamankan sebanyak 11 oramg tersangka yang diduga sebagai Provokator dalam kerusuhan yang terjadi antara dua desa di Kabupaten Sigi yakni Desa Pesaku dan Rarapadende.

Berdasarkan hasil pemeriksaan Polres Sigi, motif konflik diketahui disebabkam karena sejumlah oknum provokator dari kedua desa itu telah berencana membuat keonaran. Yang kemudian, masing-masing oknum memprovokasi warga didesa itu.

“Dalam hal ini, ada dua korban yang telah kami tangani, satu merupakan pelaku perjalan yang berasal dari Kota Palu yang hanya ingin lewat, dan satunya lagi warga terkena anak panah yang nyasar,” ungkap Kapolres Sigi, AKBP. Yoga Priyahutama saat konferensi pers dihadapan awak media, Senin (2/11/2020) Siang.

Akhirnya Polres Sigi dalam hal ini Sat Reskrim menetapkan 11 orang tersangka (tsk) yang salah satunya masih di bawah umur. Belasan tersangka tersebut terdiri dari 5 tersangka yang berasal dari desa Pesaku dan 6 orang tersangka dari Desa Rarapadende.

Sementara 3 tersangka lainnya masih dalam pencarian oleh pihak kepolisian, yang diketahui berinsial BD, NN dan KT. Olehnya para tersangka disangkakan pasal 351 ayat 1 dan 2 dengan kurungan hukuman 9 tahun penjara.

Selain itu juga penangkapan beberapa oknum yang diduga provokator, Polres Sigi juga ikut mengamankan beberapa barang bukti (babuk) berupa senjata rakitan yang digunakan oleh warga dari kedua desa di dalam konflik tersebut.

Adapun contoh senjata yang digunakan diantaranya busur beserta anak panah, panah ambon, dum-dum rakitan, ketapel, dan beberapa anak panah berbagai bentuk.

“Pihak kami juga sudah mengamankan beberapa senjata yang dimiliki oleh para tersangka yakni busur, panah ambon, dum-dum, ketapel, dan anak panah yang desain dan buat bentuk yang bergerigi,” tandas dia.

(IM)

Related Articles

Close